CARI Infonet

 Forgot password?
 Register

ADVERTISEMENT

Author: viewx

INDONESIA = DEFENCE -MILITARY ISSUES

[Copy link]
Post time 20-11-2013 07:35 PM | Show all posts
Panglima TNI menghentikan latihan bersama Elang Ausindo



Metrotvnews.com, Jakarta: TNI menghentikan latihan bersama Elang Ausindo antara Indonesia dan Australia. Penghentian latihan dilakukan terhitung mulai Rabu (20/11) hari ini. Belum ditentukan sampai kapan penghentian dilakukan.

Hal itu dikatakan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Jakarta, Rabu (20/11). Langkah itu merupakan tindak lanjut dari sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tetap meminta Australia menjelaskan ikhwal penyadapan.

Hari ini di Istana, Presiden Yudhoyono menginstruksikan penghentian sementara tiga kerja sama bilateral antara Indonesia-Australia. Itu merupakan sikap resmi Indonesia kepada Australia yang dianggap tidak memberikan penjelasan terkait dugaan penyadapan terhadap pejabat Indonesia.

Presiden menegaskan, Pemerintah Indonesia menunggu penjelasan dan sikap resmi Perdana Menteri Australia kepada Indonesia, bukan kepada komunitas dalam negeri Australia.

"Berangkat dari penyadapan itu, sejumlah agenda kerja sama akan kita review. Untuk sementara ada beberapa yang saya minta dihentikan dulu, yakni perturakan informasi dan intelijen, juga latihan bersama antara TNI dan militer Australia, koordinasi operasi militer yang terkait penyelundupan manusia yang selama ini dilakukan patroli bersama juga dihentikan sementara," ujar SBY.

Ia menuturkan, kerja sama dengan Australia tidak mungkin ditindaklanjuti sebelum ada kejelasan. “Kita selesaikan dulu, bikin aturan perjanjian yang baru, hubungan baik dijaga, kemitraan kedua negara yang strategis dapat dilanjutkan," kata SBY.


Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


 Author| Post time 20-11-2013 07:36 PM | Show all posts
rifa posted on 20-11-2013 06:50 PM
Indonesia Hentikan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan Australia

Na lo babeh kena nih...
Ayo DPR naikin anggaran TNI beli mainan baru
Ayo ganti F5 dengan SU-35
Ayo beli juga SAM nya (s-300, Buk-M, Pastyir )
Reply

Use magic Report

Post time 20-11-2013 07:52 PM | Show all posts
viewx posted on 20-11-2013 07:36 PM
Na lo babeh kena nih...
Ayo DPR naikin anggaran TNI beli mainan baru
Ayo ganti F5 dengan S ...

bukan babeh...., nnyak tuh yang mare-mare...
yang pusing jadi orang satu kampung nohh....
Last edited by wongedandotcom2 on 20-11-2013 07:54 PM

Reply

Use magic Report

Post time 20-11-2013 08:12 PM | Show all posts
Presiden Disadap, TNI Perkuat Sistem Sandi Antisadap



VIVAnews - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperkuat sistem enkripsi negara guna mengantisipasi penyadapan negara asing, khususnya Australia dan Amerika Serikat.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Rabu 20 November 2013, mengatakan, pihaknya akan mengembangkan enkripsi bersama Lembaga Sandi Negara supaya tidak bisa disadap oleh pihak asing.

"Untuk kontrainformasi, kami tengah mengembangkan enkripsi yang akan kita buat sendiri," kata Moeldoko kepada wartawan di Markas Komando Badan Intelijen Strategis, Jakarta.

Moeldoko menyatakan, enkripsi negara sebenarnya tidak mudah untuk dibaca oleh pihak asing. Maka dari itu perlu pengembangan teknologi enkripsi.

"Teknologi enkripsi akan kita perkuat agar tidak mudah dilihat pihak lain," ujarnya.

Moeldoko mengatakan, pagi tadi ia telah memberikan pengarahan kepada para intelijen TNI AD, AL, AU beserta atase-atase pertahanan Indonesia guna mengantisipasi penyadapan dari pihak asing.

Saat ditanya, apakah Badan Intelijen Strategis (BAIS) sudah tahu sebelumnya soal penyadapan asing kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan tokoh-tokoh di lingkungannya, Moeldoko enggan menjelaskan.

"Saya kira begini, kita beranalogi dengan negara-negara lain. Penyadapan tidak hanya kepada Indonesia, tetapi juga terjadi kepada negara-negara lain. Penyadapan itu syarat teknologi," katanya.

Hari ini, akhirnya Presiden SBY memberikan pernyataan resmi terkait penyadapan yang dilakukan Badan Intelijen Australia. SBY menyatakan, semua latihan militer antara kedua negara apakah itu antara sesama angkatan darat, angkatan laut, angkatan udara atau gabungan akan dihentikan.

"Saya meminta dihentikan sementara coordinated military operation, yang untuk menghentikan people smuggling, di wilayah lautan," kata SBY. "Tidak mungkin kita melakukan itu jika ada penyadapan terhadap tentara atau terhadap kita semua," katanya.

Penghentian kerjasama ini merupakan poin kedua pernyataan resmi pemerintah Indonesia. Poin pertama berisi permintaan resmi pada Australia untuk menyikapi soal penyadapan yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat termasuk Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Kemudian poin ketiga adalah, untuk kerjasama ke depan, Indonesia meminta ada protokol kode perilaku dan asas pedoman kemitraan di antara kedua negara untuk menghadapi isu penyelundupan manusia atau kerjasama militer dan intelijen. "Protokol code of conduct itu sifatnya mengikat, jelas dan dijalankan. Itulah tiga hal yang akan kita tempuh," kata SBY.
Reply

Use magic Report

Post time 20-11-2013 08:46 PM | Show all posts
New Zealand Defence Force Berkunjung Ke PT Pindad



-Lima puluh anggota New Zealand Defence Force Advanced Command and Staff Joint melakukan kunjungan ke PT Pindad (Persero) pada hari Kamis, 14 November 2013. Rombongan yang dipimpin oleh Chief of New Zealand Army Major General Arthur David Gawn ini diterima oleh PLT Direktur Utama PT Pindad (Persero) Tri Hardjono di Auditorium Gedung Direktorat.

Kunjungan ke PT Pindad (Persero) ini adalah salah satu bagian dari kegiatan rombongan untuk mengetahui lebih dalam mengenai industri pertahanan di Indonesia. Kunjungan dari Angkatan Bersenjata New Zealand ini merupakan satu kehormatan bagi PT Pindad (Persero) karena dipilih sebagai representatif industri pertahanan di Indonesia, khususnya untuk matra darat.

Acara dimulai dengan sambutan dari PLT Direktur Utama serta penjelasan singkat tentang PT Pindad (Persero). Setelah itu, diberikan presentasi yang lebih mendalam tentang PT Pindad (Persero), lini bisnis yang dimiliki, beberapa produk yang sedang diproduksi, serta arah penelitian dan pengembangan dari beberapa produk masa depan yang sedang dipersiapkan.

Setelah acara di Auditorium selesai, rombongan melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi fasilitas produksi di beberapa Divisi yang menghasilkan produk-produk alutsista, seperti Divisi Kendaraan Khusus dan Divisi Senjata.

Rombongan mengunjungi Departemen Produksi 2 Divisi Kendaraan Khusus untuk melihat secara langsung proses perakitan dari dua produk kendaraan PT Pindad (Persero), yaitu Panser Anoa 6×6 serta Kendaraan Taktis Komodo.

Rombongan melanjutkan kunjungannya ke Divisi Senjata dengan mengunjungi ruang display dimana mereka dapat melihat berbagai macam produk senjata yang pernah diproduksi oleh PT Pindad (Persero). Rombongan juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba performa beberapa produk senjata PT Pindad dengan mencoba menembak di lapangan uji tembak Divisi Senjata.

Kegiatan di Divisi Senjata merupakan penutup kegiatan rombongan di PT Pindad (Persero) hari itu. Semoga saja, kunjungan ini dapat memberikan informasi yang cukup representatif bagi rombongan mengenai industri pertahanan di Indonesia.
Reply

Use magic Report

 Author| Post time 20-11-2013 09:05 PM | Show all posts
wongedandotcom2 posted on 20-11-2013 07:52 PM
bukan babeh...., nnyak tuh yang mare-mare...
yang pusing jadi orang satu kampung nohh....

ngga sabar liat kedepannya TNI saat kejadian ini
(salah satu alibi naikkan budget)
Reply

Use magic Report

Post time 20-11-2013 10:58 PM | Show all posts
Indonesia-Australia memanas, TNI fokus latihan tempur



Sindonews.com - Hubungan RI dengan Australia kembali memanas, pasukan TNI pun terus diperkuat untuk melakukan latihan tempur. Latihan itu, dimaksudkan untuk kesiapsiagaan bila suatu saat kejadian terburuk terjadi.

Rabu (20/11/2013) siang, sekira 540 personel dari Batalyon Yonif Lintas Udara 502 Malang digembleng untuk melakukan pertempuran langsung dengan terjun dari udara dan melakukan penyerangan jarak dekat di sebuah hutan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).

Ratusan personel itu diterjunkan dari udara dengan menggunakan pesawat Hercules jenis C-130 di kawasan Desa Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Setelah tiba di darat, mereka langsung berlari melewati pemukiman penduduk dan masuk ke dalam hutan di Desa Grujukan. Desa ini, diibaratkan sebagai markas pasukan negara tetangga yang melakukan invasi atau penyerbuan ke Indonesia.

Di dalam hutan inilah tembak-menembak antara pasukan Indonesia melawan musuh terjadi. Dengan taktik gerilya, pasukan musuh dapat dipukul mundur dan beberapa orang diantaranya berhasil ditembak mati.

"Latihan terjun dan tempur taktis kali ini memang difokuskan untuk pertempuran dengan negara asing. Ini sengaja dilakukan untuk mematangkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi setiap ancaman dari negara manapun yang merongrong NKRI," tegas Komandan Brigade Infantri Lintas Udara 18 Trisula, Kolonel Susilo.

http://daerah.sindonews.com/read ... okus-latihan-tempur
Reply

Use magic Report

Post time 20-11-2013 11:09 PM | Show all posts
Besok, prajurit TNI di Australia dipulangkan ke tanah air



Panglima TNI Jenderal Moeldoko

Sindonews.com - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Moeldoko mengaku, prajurit TNI yang sedang latihan di Australia, akan kembali ke Tanah Air, Kamis 21 November 2013 besok.

Hari ini, mereka mulai berhenti latihan. Kebijakan demikian menanggapi instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menghentikan sementara sejumlah kerja sama yang telah dijalin dengan Pemerintah Australia selama ini.

Hal itu merupakan buntut dari kasus penyadapan yang dilakukan intelijen Australia, terhadap SBY dan beberapa pejabat lainnya pada tahun 2009 lalu.

"Sekarang ini kita sedang menghentikan latihan yang sedang berjalan di Australia. Ada Elang Ausindo sedang latihan, harusnya sampai tanggal 24 November, saya hentikan sekarang dan besok harus kembali," ujar Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Moeldoko, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11/2013).

Selain itu, kata dia, enam pesawat F-16 yang berada di Australia pun akan kembali ke tanah air.

"Terus ada latihan dengan Kopassus yang saat ini sedang berlangsung di lembang, sedang kita hentikan. Itu langkah-langkah yang kita lakukan," tuturnya.

Disamping itu, kata dia, patroli bersama pun akan dihentikan.
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 21-11-2013 06:18 PM | Show all posts
Situs Kepolisian Australia Down, Diduga Jadi Korban Hacker



afp.gov.au

"Jakarta - Situs kepolisian Australia atau Australia Federal Police diduga menjadi korban hacker. Situs yang dimaksud adalah afp.gov.au yang diketahui 'down' pagi ini.

Seperti yang dilansir oleh Sydney Morning Herald, Kamis (21/11/2013), juru bicara kepolisian Australia mengatakan situs tersebut masih beroperasi dengan baik pada Rabu (20/11) malam.

Namun pagi ini situs itu belum juga pulih.  Kepolisian Australia tak mengetahui waktu pasti situs tersebut tak bisa diakses.

Tindakan ini sudah dianggap kriminal berdasarkan aturan yang berlaku di negeri kangguru itu.  "AFP menyikapi serius serangan terhadap situs pemerintah.

Pihak yang terlibat dalam kejahatan cyber ini harus menyadari bahwa mereka telah melakukan tindak pidana kejahatan," ujar juru bicara kepolisian Australi itu.  

Namun pihak kepolisian Australia menegaskan tak ada informasi sensitif di-host situs tersebut. Serangan ini juga tidak mempengaruhi sistem teknologi informasi kepolisian Australia.  

Detikcom mencoba menelusuri situs tersebut pada pukul 08.10 WIB. Tak ada logo kepolisian Australia yang muncul di layar monitor, melainkan tulisan error 110."]
Reply

Use magic Report

Post time 21-11-2013 06:25 PM | Show all posts
KRI Malahayati-362 Siaga Di Perbatasan Selatan Indonesia



Memanasnya isu penyadapan yang dilakukan Australia terhadap pejabat negara Indonesia, sampai saat ini belum berdampak besar terhadap pelaksanaan tugas pokok KRI Malahayati-362. Sempat jauh dari pemberitaan, KRI Malahayati-362 kembali terlihat saat melaksanakan bekal ulang di salah satu kota di Nusa Tenggara Timur. Keberadaannya kali ini dalam rangka operasi Taring Hiu-13 di bawah komando Gugus Keamanan Laut Koarmatim.

Dalam pelaksanaan patroli laut nya di wilayah-wilayah paling selatan Indonesia sepanjang Samudera Hindia yang berbatasan langsung dengan negara Australia, KRI Malahayati-362 senantiasa siaga dengan segala bentuk ancaman maupun pelanggaran yang akan terjadi.

Selain pelanggaran pidana pelayaran, illegal logging dan illegal fishing yang rawan terjadi, KRI Malahayati-362 terus mengawasi beberapa tempat yang ditengarai sebagai hotspot para pencari suaka domestik.

“Sampai saat ini belum ada perintah langsung dari komando atas untuk meningkatkan derajat kesiagaan tempur, kita masih konsisten melaksanakan patroli laut di sektor operasi.

Namun jika sewaktu-waktu diperlukan seluruh prajurit KRI Malahayati-362 selalu siap menjadi martir di garda terdepan”. Kata Komandan KRI Malahayati Letkol Laut (P) Moch. Irchamni.


KRI Malahayati-362 (corvette class), kapal perang dengan kemampuan anti udara, anti permukaan dan anti kapal selam dengan tingkat endurance tinggi sepanjang tahun 2013, termonitor teguh menjaga kedaulatan NKRI.

Setelah mengikuti pelaksanaan Latgab TNI 2013 dan menjaga perbatasan utara NKRI di perairan Karang Unarang dalam operasi Tameng Hiu-13, akhir tahun 2013 ditutup dengan setia menjaga perbatasan selatan wilayah laut NKRI.

Last edited by rifa on 21-11-2013 06:30 PM

Reply

Use magic Report

Post time 21-11-2013 06:32 PM | Show all posts
Presentasi “Yak-130” dari Irkut Corporation, Federasi Rusia



Jakarta, admin; Kepala Badan Sarana Pertahanan (Ka Baranahan) Kementerian Pertahanan Laksda TNI Ir. Rachmad Lubis membuka presentasi produk pertahanan “YAK-130” yang dibuat oleh Rusia. (20-11-2013) di gedung D.I Panjaitan Perkantoran Kemhan Jakarta, yang disampaikan oleh Mr. Oleg Demchenko beserta anggota delegasi Irkut Corporation, Rusia.

Dalam sambutannya Ka Baranahan mengatakan ucapan “Selamat Datang” kepada Mr. Oleg Demchenko beserta anggota delegasi Irkut Corporation, Rusia, demikian juga kepada seluruh undangan, semoga paparan ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi kedua negara dalam meningkatkan kerjasama bidang pertahanan di masa-masa mendatang.

Lebih lanjut mengatakan, sebagai salah satu perusahaan pembuat Alutsista, Irkut Corporation sangat tertarik untuk memperkenalkan produk pertahanannya kepada RI dengan harapan agar TNI dapat menggunakan produk Alutsistanya.

Dalam kaitan itulah maka pada hari ini kita akan menyaksikan paparan tentang produk pertahanan “YAK-130” yang dibuat oleh Rusia. Sehingga kita mendapatkan gambaran tentang produk Alutsista dari Rusia sebagai bahan masukan bagi kerjasama yang akan datang dalam bidang sarana pertahanan untuk melengkapi kebutu*an TNI. Acara ini dihadiri dari Asops, Aslog dan Asrenum Panglima TNI dan Pejabat di jajaran Kemhan atau yang mewakili.

http://ranahan.kemhan.go.id/detail.php?rid=81
Reply

Use magic Report

Post time 21-11-2013 08:46 PM | Show all posts
Sagem Navigation System Selected for Indonesian Submarines



SIGMA 40 XP (eXtended Performance) is an inertial navigation system based on ring-laser-gyro technology.(photo : Sagem)

Sagem (Safran) beat out an international field to win the contract from Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co. Ltd (DSME) of South Korea as prime contractor for the navigation system to be installed on three 1,400 ton ocean-going submarines to be deployed by the Indonesian navy.
Ordered by Indonesia in 2012, this new class of ocean-going submarine is the first South Korean-designed submarine to be sold in international markets.

The Sagem navigation system (NAVS) offers outstanding reliability and precision, making it the best system for demanding submarine missions, whether at sea or for operations along coastlines. NAVS comprises two high-performance Sigma 40XP laser gyro inertial reference units, a computer and safety-critical navigation software, all contributing to the submarine’s stealth and safety during dives.
The decisive factors in DSME’s choice were Sagem’s proven capabilities as systems integrator, plus its expertise in data fusion and transmission to the ship’s combat system, along with extensive experience in managing major defense programs.

This latest contract underscores the quality of the relationship between Korean industry and Sagem on navigation systems, and the predominance of laser technology in submarine navigation systems. South Korea’s Defense Acquisition Program Administration (DAPA) had already chosen Sagem recently to modernize the navigation system on the country’s KSS-1 Chang Bogo submarines class, several modernized submarines are already in full operation at sea.

Through this contract, Sagem further consolidates its leadership in navigation systems for today’s submarine forces. Over 60 submarines around the world, in 14 different classes, are now fitted with Sagem navigation systems, including nuclear submarines (SNLE-NG, Barracuda, SNA Améthyste), air-independent propulsion (AIP) types and diesel-electric models (Scorpène family). More than 400 surface vessels are also equipped with Sagem inertial navigation systems.






Sagem
Thales to Supply Mission Suite for Indonesian PKR Vessels




Link Y Mk2 acts as a “force multiplier”: available tactical data of participating units is shared, creating a complete and uniform tactical picture amongst users. (image : Thales)

Thales announced the signing of a contract with the Dutch shipyard Damen Schelde Naval Shipbuilding for the delivery and installation of a full mission systems suite for the two PKR class vessels under construction for the Indonesian Navy.



STIR 1.2 EO Mk2 tracking radar for gun and missile fire control (photo : Thales)

Thales will supply the latest release of the TACTICOS Combat Management System; SMART-S Mk2 surveillance radar; STIR 1.2 Mk2 EO fire control system; KINGKLIP sonar; LINK-Y datalink, as well as its naval communication and navigation systems. The first delivery is scheduled for the end of 2014. The programme is scheduled to end in 2017.


SMART-S MK2 3D medium to long range surveillance radar (photo : Thales)

Thales will also increase its existing industrial cooperation with the Republic of Indonesia, with PT LEN Industri developing part of the Combat Management System software suite. In addition to software development, Thales will continue to involve the local industry in service support and will continue to develop its long-term partnership with the Indonesian industry on future programmes in both the military and civil sectors.



Link Y Mk2 Tactical Data Link (photo : Thales)

Gerben Edelijn, CEO of Thales Nederland: “This agreement strengthens the decades-long relationship between the Indonesian Navy and Thales. It further highlights our ability and know-how to involve the local industry in the transfer of technology and be a supplier or choice to a demanding world-class Navy.”



KINGKLIPCompact Medium Frequency Active and Passive Hull-Mounted Sonar (HMS) for Small to Medium Platforms (photo : Thales)

This contract increases the number of SMART-S Mk2 radar systems sold to well over 50. With the first system under contract in 2003 and operational in 2006, this radar is the world-wide market leader in naval medium to long range surveillance radars.









Thales to supply mission suite for Indonesian PKR vessels | Thales Group

Raytheon - Lockheed Martin's Javelin JV Gets Contract to Produce Block I Javelin Missile for Indonesia and Other Countries


The Javelin's Command Launch Units will be delivered in the beginning of October 2014 (image : metalgear)
Javelin Joint Venture awarded $176 million for Javelin Weapon System
DUBAI, United Arab Emirates /PRNewswire/ -- The Raytheon Company (NYSE: RTN) and Lockheed Martin (NYSE: LMT) Javelin Joint Venture received a $176 million contract for the production and delivery of 842 Block I Javelin missile rounds and 120 command launch units (CLUs). The contract was awarded to the Javelin Joint Venture in September.

The missiles will be provided through the U.S. government to the U.S. Army, U.S. Marine Corps and three international customers: Oman, Jordan and Indonesia. Funded with Special Defense Acquisition Funds, the CLUs will be delivered to the U.S. Army beginning October 2014.

"The Javelin Joint Venture is providing U.S. and allied warfighters with an affordable, versatile and lethal one-man-portable, anti-tank, guided missile and surveillance weapon," said Jeff Miller, Raytheon Javelin program director and Javelin Joint Venture president. "This contract is important to the Javelin program because the CLU retrofit business keeps our production line warm through mid-2015."
Javelin enhances direct-fire capability against armored vehicles, buildings and field fortifications. Using the Javelin missile system, a single infantryman can engage and defeat targets in close combat and at ranges up to two-and-a-half kilometers.

"This contract allows us to provide to our customers one of the most reliable and user-friendly systems in the world," said Barry James, Lockheed Martin Javelin program director and Javelin Joint Venture vice president. "Javelin has proven and continues to prove itself time and time again in combat."

Javelin Joint Venture awarded $176 million for Javelin Weapon System - Nov 18, 2013 Last edited by wongedandotcom2 on 21-11-2013 08:49 PM

Reply

Use magic Report

Post time 21-11-2013 08:47 PM | Show all posts
maenan barunya keren punya oiiiiii
Reply

Use magic Report

Post time 22-11-2013 06:35 PM | Show all posts
Negosiasi Pembelian Kapal Selam Rusia oleh RI Target Penyadapan?



Ketegangan diplomatik masih menyelimuti Jakarta-Canberra menyusul terungkapnya aksi penyadapan Australia terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabatnya. Dalam salah satu dokumen yang dibocorkan Edward Snowden, Badan Intelijen Australia (DSD) menyadap SBY pada Agustus 2009.

Apa sebenarnya yang diincar Australia pada periode Agustus 2009 itu? Mantan Duta Besar RI untuk Rusia, Hamid Awaluddin, menduga rencana RI membeli kapal selam Rusia ikut menjadi target penyadapan. Pasalnya, tarik-ulur atau negosiasi seputar jadi-tidaknya Indonesia membeli kapal selam Rusia terjadi pada Agustus 2009.

“Teknologi kapal selam yang saat itu hendak dibeli Indonesia dari Rusia sungguh dahsyat. RI berencana membeli dua kapal selam. Kalau jadi, (Australia) tentu takut sama kita,” kata Hamid kepada VIVAnews, Jumat 22 November 2013.

Sejumlah pejabat RI yang ketika itu disadap oleh Australia, diyakini Hamid ada kaitannya dengan rencana pembelian kapal selam Rusia itu. “Sofyan Djalil saat itu Menteri Negara BUMN, Sri Mulyani Indrawati saat itu Menteri Koordinator Perekonomian. Mereka terkait dengan aspek ekonomi negosiasi itu (kapal selam), yakni pembiayaan. Ada anggarannya atau tidak,” kata Hamid.

Penyadapan terhadap Sofyan Djalil juga terkait dengan dana BUMN untuk membangun dermaga kapal selam tersebut. Sementara Dino Patti Djalal yang juga disadap ketika itu merupakan Juru Bicara Presiden Bidang Luar Negeri. Komunikasi-komunikasi dari pihak asing sangat mungkin masuk melalui Dino.

Pada akhirnya, kata Hamid, Indonesia batal membeli kapal selam Rusia karena alasan keterbatasan biaya. RI akhirnya lebih memilih membeli kapal selam Korea Selatan.

Untuk diketahui, Rusia pada tahun 2012 memiliki 60 kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi canggih. Meskipun pembelian kapal selam dari Rusia batal dilakukan pada tahun 2009 itu, kini Rusia kembali menawarkan 10 unit kapal selamnya kepada Indonesia.

“Ada tawaran kapal selam dari Rusia. Mereka membuka kesempatan karena kedekatan Indonesia dengan Rusia,” kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, 17 Agustus 2013.

Jakarta-Moskow tingkatkan kerjasama

Dalam kunjungannya ke parlemen Indonesia Kamis kemarin, 21 November 2013, parlemen Rusia menyepakati peningkatan kerjasama dengan Indonesia, termasuk dalam teknologi sadap dan antisadap.


Selain bertemu pimpinan parlemen Rusia, DPR juga melakukan pertemuan selama hampir 4 jam dengan Duta Besar Rusia untuk RI. “Saya gembira Rusia mendukung Indonesia. Kami sudah berbicara langsung (soal peningkatan kemitraan),” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

DPR mengingatkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi target penyadapan Australia, untuk tidak terlena dengan kerjasama dengan pemerintah AS. “Indonesia juga harus meningkatkan kerjasama dengan negara lain, termasuk Rusia,” kata Priyo. (umi)
Reply

Use magic Report

Post time 22-11-2013 07:36 PM | Show all posts
Wamenhan : Pabrik Bom Siap Operasional Untuk Mendukung Modernisasi Peralatan Militer



Malang, DMC – Wakil Menteri Pertahanan, mengatakan Pabrik Bom yang ada di Indonesia telah siap beroperasional dalam rangka mendukung modernisasi peralatan TNI baik untuk kebutu*an latihan ataupun tugas-tugas mengamankan kedaulatan.

“kita pastikan industri dalam negeri makin bangkit dan kuat khususnya pabrik produksi bom siap operasional untuk mendukung modernisasi peralatan militer,” Ungkap Wamenhan.

Demikian diungkapkan Wamenhan, Sjafrie Sjamsoeddin, Jumat (22/11) saat meninjau secara langsung proses pembuatan bom latih P-100 di kompleks Pabrik milik PT. Sari Bahari, Malang, Jawa Timur.

Saat peninjauan, Wamenhan mengatakan industri bom seperti PT. Sari Bahari dalam proses perkembangan yang mengarah kepada kesiapan operasional mendukung modernisasi peralatan, selain memiliki peluang yang besar, namun juga terdapat tantangan yang harus dihadapi.

Mengenai peluang Wamenhan mengatakan penggunaan bom akan tetap diperlukan selama masih tersedianya senjata. Disamping itu pihak pemerintah juga memberikan peluang seluas-luasnya berjalan secara berkelanjutan pada setiap sistem yang melintas dari rencana strategis (Renstra) setiap lima tahun.

Sedangkan terkait dengan tantangan yang akan dihadapi, menurut Wamenhan akan menyangkut dengan keandalan dari suatu sistem persenjataan yang didukung oleh kemandirian industri pertahanannya.

Sehubungan dengan hal tersebut, terdapat beberapa faktor penting yang akan bisa menopang peluang yang diberikan dari pemerintah, dan perlu diperhatikan dalam menjawab tantangan yang akan dihadapi.

Diantaranya dijelaskan Wamenhan, agar kualitas produksi bisa terus meningkat dan berkembang perlu juga meningkatkan factor Skill Level dalam wujud kesejahteraan, Selain itu diperlukan atensi terhadap perkembangan infrastruktur pabrik yang akan menunjang target industri strategis.

Wamenhan juga menghimbau dari sisi legitimasi kelayakan produksi sebagai bagian dari pada industri pertahanan juga perlu diawasi. Terkait faktor legitimasi kelayakan produksi industri harus berinteraksi dengan pihak regulator dan pengguna,

karena disini memiliki kepentingan untuk mendapatkan otentikasi kelayakan operasional. Sehingga hal itulah yang menjadi pegangan untuk terus meningkat dan menjadi justifikasi apabila ingin masuk kedalam lingkup eksport regional.

http://dmc.kemhan.go.id/post-wam ... atan-militer--.html
Reply

Use magic Report

Post time 22-11-2013 07:48 PM | Show all posts
Kemhan dukung alih teknologi fuze dari Bulgaria





Malang (ANTARA News) - Kementerian Pertahanan mendukung kemungkinan alih teknologi pembuatan fuze atau komponen pemicu bom dari Armaco JSC Bulgaria sebagai upaya menuju kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

"Kita memang menuju kepada kemandirian alat utama sistem senjata (Alutsista), tetapi prosesnya bertahap. Pada saat kita belum mampu, kita melakukan kerja sama dengan luar negeri," kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang juga Ketua High Level Committe (HLC) usai meninjau kesiapan pabrik bom PT Sari Bahari di Malang, Jawa Timur, Jumat.

Menurut dia, kerja sama dengan luar negeri harus ada kesetaraan dan kemitraan untuk mendapatkan satu alih teknologi tentang pengembangan fuze ini.

"Ini dilakukan secara bertahap dengan target suatu saat kita bangun pabrik fuze di Indonesia. Ini dilakukan agar industri pertahanan dalam negeri bisa mandiri tanpa ketergantungan negara asing," tuturya.

Menurut dia, meski Indonesia belum memiliki pabrik pembuat fuze, namun Indonesia memiliki pabrik pembuat bom, PT Sari Bahari, dimana satu-satunya yang ada di Asia Tenggara.

Bom yang telah diproduksi oleh PT Sari Bahari dan PT Dahana selaku tempat pengisian bahan peledaknya, antara lain, bom asap, bom P-100 L yang diperuntukan untuk pesawat tempur Sukhoi TNI AU, roket untuk pesawat Super Tucano dan lainnya.

"Kami kxnxksikan dengan PT Sari Bahari dengan PT Dahana. Ini menunjukan kemampuan industri pertahanan kita sudah memiliki infrastruktur termasuk amunisi untuk mendukung kemandirian alutsista TNI," kata Sjafrie.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur PT Sari Bahari Ricky Egam mengatakan, pihaknya akan berusaha untuk bisa berkembang dengan pesat, meskipun ada beberapa kendala yang dihadapinya.

Kendala itu, kata dia, belum adanya pembuat fuze di Indonesia sehingga mengharuskan pihaknya mengimpor dari Bulgaria.

"Sebenarnya pihak Armaco, Bulgaria setuju untuk menjalin kerja sama untuk PT Sari Bahari untuk alih teknologi pembuatan fuze. Namun, pihak Armaco meminta sebelum ada kesepakatan, PT Sari Bahari harus membeli fuze sebanyak 1.500 pcs. Kami minta pemerintah untuk mendukung masalah ini," katanya.
Reply

Use magic Report


ADVERTISEMENT


Post time 22-11-2013 08:46 PM | Show all posts
[Gallery] Cantiknya Helikopter Dauphin

Harus diakui, helikopter AS-365N Dauphin memang cantik. Selain cantik, heli ini juga dikenal tangguh sebagai helikopter SAR.

Bahkan US Coas Guard sendiri mempercayakan Dauphin, atau di AS dikenal dengan nama Dolphin, sebagai heli kuda beban dalam misi SAR.

Dan kini Badan SAR Nasional akan bergabung sebagai operator helikopter Dauphin.

Satu hal lagi yang membanggakan, Eurocopter sebagai produsen juga menggandeng PT.DI untuk proses perakitan heli pesanan Basarnas.

Terlihat sebuah heli dengan kode HX-3601 tengah menunggu proses pengecatan.

Menurut kabar yang diterima ARC, dalam waktu dekat juga akan dilakukan uji terbang. Sebelum uji terbang itu dilakukan, mari kita nikmati bersama lekuk cantik Dauphin berikut ini.

























Reply

Use magic Report

Post time 22-11-2013 09:00 PM | Show all posts
LATIHAN BERSAMA “GARUDA SHAKTI” ANTARA KOSTRAD DAN AD INDIA



Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dan Indian Army Battalion 9 Madras melaksanakan Latihan Bersama (Latma), dengan nama latihan “Execise Garuda Shakti-II/2013”, yang dibuka oleh Panglima Divisi Infanteri-1 Kostrad Mayjen TNI Daniel Ambat, di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Senin (18/11).

Latma Execise Garuda Shakti-II dilaksanakan dari tanggal 18 sampai tanggal 29 November 2013, dengan lokasi daerah latihan di Cilodong dan daerah latihan Kostrad Gunung Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.

Latihan Bersama India ini merupakan Latihan Bersama antara 2 (dua) negara dan merupakan wujud kerjasama internasional, dilaksanakan setiap tahun secara bergantian, bertujuan untuk menjalin dan meningkatkan hubungan kerjasama antara TNI-AD dengan Army Battalion 9 Madras.

Adapun materi Latma Execise Garuda Shakti-II ini antara lain Latihan silang Cross Training (PJD), Latihan taktis dengan pasukan Infanteri mekanis dalam OLI (FTX), Sedangkan personel yang dilibatkan dalam latihan bersama ini sejumlah personel terdiri dari kostrad 40 personel yang dipimpin Mayor Inf Habib Mahfud Koamandan Batalyon Infanteri 321 Kostrad dan Angkatan Darat India 40 personel dipimpin oleh Mayor Polaki Srinivas.

Pangdivif 1 Kostrad mengatakan, melalui latihan bersama Execise Garuda Shakti-II, prajurit kedua negara dapat mengembangkan kemampuan taktik yang dimiliki, dihadapkan dengan medan yang sebenarnya, sehingga dapat menunjang pencapaian keberhasilan latihan bersama Execise Garuda Shakti-II 2013.

Pangdivif 1 Kostrad berharap peserta latihan dapat meningkatkan persahabatan dan kerja sama serta meningkatkan profesionalitas keprajuritan sehingga tujuan latihan dapat tercapai secara optimal.

Disamping itu, Pangdivif 1 kostrad juga berharap seluruh kegiatan Latihan Bersama dapat berjalan sesuai dengan sasaran yang dikehendaki, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para Prajurit, satuan dan Angkatan Darat kedua negara.
Reply

Use magic Report

Post time 23-11-2013 05:18 PM | Show all posts
TNI Gelar Latihan Penanggulangan Teror di Batam dan Kepri







Citizen6, Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar Latihan Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) 2013 di perairan Batam dan Kepri. Upacara pembukaan Latihan Satgultor dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Boy Syahril Qamar, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, bertempat di Markas Komando Detasemen Jalamangkara Cilandak Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2013).

Latihan tersebut bertujuan untuk mewujudkan kesiapan operasional Satgas Operasi Khusus TNI yang merupakan gabungan unsur-unsur Sat-81, Denjaka dan Denbravo’90 beserta unsur pendukungnya dengan sasaran untuk meningkatkan kemampuan unsur pimpinan dan staf, tersusunnya rencana operasi khusus TNI, meningkatnya kemampuan interoperability, dan meningkatnya kesiagaan operasional pasukan khusus TNI.

Dalam amanatnya Panglima TNI menyampaikan latihan ini diselenggarakan tidak sekedar untuk memenuhi kalender program dan kegiatan yang telah ditetapkan, namun lebih dari itu. Latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Satuan Gultor TNI, dihadapkan kepada kecenderungan kondisi faktual perkembangan aksi dan modus operandi terorisme saat ini dan dimasa yang akan datang.

"Latihan Gultor TNI tahun 2013, diarahkan pada tema counter hijacking at the sea, sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas individu serta interoperability Satgultor TNI di semua strata. Khususnya interoperabilitas komando, kendali, komunikasi, koordinasi, integrasi operasi Sat-81, Denjaka dan Denbravo'90," kata Panglima TNI.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan. Pertama, satukan visi dan misi Sat-81, Denjaka dan Denbravo’90 dalam satu ikatan tugas TNI. Hilangkan ego sektoral yang dapat menimbulkan kelemahan dan menjadi penghambat dalam mewujudkan TNI yang profesional, militan, dan solid. TNI harus satu persepsi dan menjadi kekuatan utuh dalam tampilan di mata masyarakat dan bangsa Indonesia.

Kedua, laksanakan latihan dengan penuh dedikasi, semangat dan tanggung jawab, serta kuasai dari setiap peran para prajurit sekalian. Ketiga, tingkatkan keterpaduan langkah, kesamaan pandang dan pola tindakan, dalam menanggulangi ancaman sesuai skenario latihan, khususnya yang terkait mekanisme perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran opssus dengan segala taktik dan teknik yang digunakan.

Keempat, pelajari dan kembangkan kemungkinan integrasi komando, kendali, komunikasi, komputer, intelijen, dan manajemen pertempuran pada latihan ini, guna pengembangan perencanaan kebutu*an alat-alat khusus tugas operasi Satgultor TNI. Kelima, catat dan evaluasi segala kelemahan dan kekurangan latihan ini, guna penyempurnaan strategi, taktik dan teknik serta prosedur tetap yang ada, dihadapkan kepada prediksi dan kecenderungan perkembangan ancaman saat ini dan masa yang akan datang.

Latihan Satgultor TNI 2013 terbagi dalam 2 tahap, yaitu latihan posko yang dilaksanakan pada 22-23 November 2013 di Cilandak, sedangkan latihan lapangan 30 November 2013 di perairan Batam dan Kepri. Peserta latihan yang terlibat sebanyak 406 orang, terdiri dari 43 orang penyelenggara, 14 orang Kosatgas, 22 orang Sat-81, 30 orang Denjaka, 22 orang Denbravo’90, dan 275 orang unsur pendukung. (Badarudin Bakri/mar)
Reply

Use magic Report

Post time 24-11-2013 12:48 PM | Show all posts
TNI Kaji Kodam Baru di Papua Barat



TNI belum memastikan pembentukan komando daerah militer di Papua Barat. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman yang kemarin (22/11) berkunjung ke Manokwari menyatakan masih mengkaji kemungkinan peningkatan satuan militer di wilayah tersebut.

"Itu (pembentukan kodam) bergantung pada tingkat kepentingannya. Kalau Papua Barat sudah semakin memerlukan pertahanan dan keamanan yang lebih baik, satuan-satuan dapat ditingkatkan," ujarnya seperti dilansir Radar Sorong (JPNN Group).

Meski belum memiliki kodam, lanjut Budiman, TNI tetap berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Aparat TNI tidak menghendaki adanya peristiwa-peristiwa keributan yang merugikan masyarakat. "TNI berkomitmen mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegas Budiman yang berada di Manokwari sejak Rabu (20/11).

Menurut dia, dirinya pernah ke Manokwari pada 2008. Ketika kembali kemarin, ungkap dia, perkembangan di ibu kota Papua Barat begitu pesat. "Bila perlu dibentuk kodam, akan disesuaikan dengan perkembangan ekonomi dan perkembangan lainnya," jelasnya.

Selain itu, Budiman mengingatkan warga Papua Barat untuk menjaga keamanan pada Pemilu 2014. TNI, lanjut dia, membantu kepolisian untuk menjamin keamanan pelaksanaan Pemilu 2014. "Kami berkomitmen netral dan berbuat yang terbaik demi lancarnya pemilu," tegasnya.

http://www.jpnn.com/read/2013/11 ... aru-di-Papua-Barat-
Reply

Use magic Report

You have to log in before you can reply Login | Register

Points Rules

 

ADVERTISEMENT



 

ADVERTISEMENT


 



ADVERTISEMENT



ADVERTISEMENT


Mobile|Archiver|Mobile*default|CARI Infonet

4-12-2022 09:21 PM GMT+8 , Processed in 4.201683 second(s), 41 queries .

Powered by Discuz! X3.4

Copyright © 2001-2021, Tencent Cloud.

Quick Reply To Top Return to the list